Bermula kenal, dan begitu saja, kenapa bisa suka gak tau jawabannya,
kenapa gak bisa marah saat dia coba buat gw benci dia, kenapa gw harus berkorban wlau kadang cuma sekedar haraga kecil saja. Kenapa seorang pemuda tidak bisa menjadi pria dewasa, mungkin itu sebuah pilihan atau prinsip dari dia, tapi yg jelas, semua yang pernah gw lakuin ke lu nyata adanya. Maret adalah dimana penetuan dimana ini akan berakhir atau berlanjut, ketika setiap kali gw berbuat salah sdikit, ancamannya sellau itu, kalo gw yg salah mencoba untuk minta maaf duluan, timbul satu perasaan namun hilang larena ke childisahn gw yg berlebihan, tapai memang gini adanya, manusia gak semua sama dima orang lain. Temanp= dan teman ucapan yg selaludiucap dari semua diri lu, Mungkin lebai taoi emnag ini yang gw rasaim kenapa gw bisa sauang sama lu, wala7m gw . m
26 Oktober 2009
Ketika keinginan berubah menjadi sedikit kebencian

Keinginan yang diharapkan belum tentu dapat tercapai cepat.
Suatu pengharapan yang belum tentu ada pengharapan balik,
Berkali-kali hanya sebuah keputusan yang sama, ingin mundur tapi enggan,
namun bertahan sedikit beban buat diri pribadi, yang mungkin kadang di nikmati namun di sesali. Kadang pula sesuatu keinginan yang sangat di utamakan di awal cerita dapat berubah drastis menjadi kebencian bila keinginan itu di tentang atau mungkin semoga tertunda, dengan hanya bisa brharap, antar iya atau tidak. Tapi kadang semua itu kalah dengan keinginan yang besar, berkali-kali harus menyerah dan angkat tangan disaat keinginan itu dikandaska egitu saja, Namun Robert Smith pernah bekrkata "Boys dont cry", dan itu yang sedikit menguatkan apapun yang terjadi dan di peruat, Kerelaan apapun untuk mencapai keahagian itu kadang hanya di anggap sebagai tanda biasa, tapi sebaliknya mungkin akan bermaknsa( dan itu yang di harapkan sekarang.
Lihat kedepan apa akan ada ending yang bahagia, atau absurt dan kosong.
19 Oktober 2009
Hellogoodbye

Gak tau kenapa gw sangat senang dengan kata-kata "hellogoodbye".
Seperti subuah komponen kata-kata yang pas dalam sebuah kehidupan. Dimana semua diawali dan diakhiri, tapi apa diakhiri dengan sebuah kebahagiaan atau penderitaan, yang kadang menjadi tebak-tebakan sendiri dalam hati. Perkenalan yang berhujung perpisahan, manusia yang lahir dan manusia yang meninggal, menemukan dan kehilangan, dan lain-lain. Semua itu dirangkum menjadi kata "hellogoodbye".
Mimpi di mata saya itu

Mimpi, yang hanya sebagai bunga tidur, dan kini telah terasa menjadi candu tidur. Dimana setiap mimpi mempunyai perbedaan yang kadang membuat kita merasa nyaman berada di mimpi sendiri, sehingga kadang merasa seperti nyata walau tetap sadar ini adalah mimpi, atau pun kebalikannya, ketika mimpi membuat kita merasa takut, was-was dan meragukan kebenarannya, kenyataanya, apa bila mimpi itu buruk. Mimpi juga kini dijadikan sebagai metode "perjudian", dimana apa bila kita mempimpikan sesuatu yang digabung-gabung kan dengan pengecakan nomor (togel). Berbeda dengan metode sebelumnya yang dinyatakan "mimpi adalah gambaran yang akan terjadi ke depan". Ada juga yang bilang "mimpi adalah kejadian sebaliknya dari kenyataan yang di alami ke depan". Seperti contoh, bila kita memimpikan diri kita, atau orang lain meninggal dunia, dengan berarti dia akan panjang umurnya, demikian juga sebaliknya, dengan kata lain, jika mimpi kita baik akan berakibat buruk pada kenyataanya, namun jika mimpi kita buruk, "kemungkinan" berakibat baik pada kenyataannya. Yah begitulah mimpi adanya, banyak pemahaman-pemahaman berbeda mungkin tentang mimpi. Mimpi pun sering disebut-sebutkan sebagai "khayalan" yah, tapi mimpi itu adalah indah nyatanya, dimana kita dapat masuk kedalamnya dan menikmati apa yang terjadi di mimpi itu. Karena mungkin sebuah pengharapan, dan pencapaian yang di harapkan semua berawal dari mimpi.
Ketika Prinsip mengalahkan keinginan yang sesungguhnya.
Manuisa mempunyai keinginan sesuatu dalam hidupnya demi membahagiakan dirinya sendiri, namun kadang keinginannya itu menjadikannya sebuah ambisi yang perlahan menjadi semakin obsesi. Dan semua itu kadang di imbangi dengan sebuah prinsip, yang juga dapat mengantur sampai dimana keinginan kita, dan apakah kita mampu capai sebuah keinginan itu. Namun tidak semua prinsip dijadikan sebagai patokan kuat dalam hidup, yang kadang harus terpaksa membohongi diri sendiri demi sebuah prinsip, dan meninggalkan apa yang diinginkan. Prinsip juga dapat memuat penjagaan image pribadi sesorang jadi terlihat tertutup dan tidak terbuka, mungkin ada benarnya dengan seperti itu, tapi di kondisi apa dan gimana janganlah semua disamakan demikian. Dengan ini bukan berarti prinsip adalah suatu hal yang tidak penting, penting adanya prinsip itu, namun kapan dan dimana kita menggunakannya harus pada situasi yang sesuai. Perasaan di sejajarkan dengan prinsip, sebuah kolaborasi yang kurang sepadan, ketika perasaan adalah hal yang sesungguhnya dirasakan harus sedikit demi sedikit di pudarkan apabila tidak sesuai dengan sebuah prinsip yang kita pegang. Kenapa bisa begitu?
Langganan:
Postingan (Atom)
